Kayon (Gunungan) Anoman Obong

0 642

Kayon atau gunungan yang dipakai pada pertunjukkan wayang, untuk jenis Kayon atau gunungan Anoman Obong. Biasa dipakai saat peristiwa pembakaran negeri Alengka oleh Anoman dalam lakon Anoman Obong. Anoman Obong atau Hanuman Obong adalah segmen cerita paling menarik dari pementasan kisah Ramayana di Teater Terbuka Candi Prambanan. Adegan saat Hanuman di bakar hidup-hidup menjadi klimaks seluruh rangkaian pertunjukan.

Dalam pementasan wayang, baik wayang orang maupun wayang kulit. Kisah si kera sakti yang tak mempan dibakar, malah ganti membakar dan mengobrak – abrik kerajaan Alengka menjadi salah satu cerita favorit yang sering dipantaskan. Pada bagian pertama : Kisah Cinta Rama dan Shinta, telah diceritakan sampai Hanuman sebagai utusan Rama telah bertemu dengan Shinta di Taman Argasoka. Dan memastikan Shinta dalam keadaan selamat.

Setelah selesai dengan urusannya menemui Shinta, Hanuman tidak segera pergi untuk melapor kepada Rama, namun sengaja membuat huru hara di kerajaan Alengka dengan merusak keasrian Taman. Dia ingin menjajagi sejauh mana kekuatan angkatan perang Alengka. Rahwana sangat marah mendengar huru-hara ini dan Hanuman-pun akhirnya tertangkap oleh Indrajid putera Rahwana. Rahwana bermaksud membunuh Hanuman, namun dicegah oleh Kumbakarna.

Rahwana tampaknya tidak suka dengan tingkah Kumbakarna, sehingga diusirlah sang adik dari Kerajaan Alengka. Hanuman tetap dijatuhi hukuman mati dengan cara dibakar hidup – hidup. Membakar hidup – hidup Hanuman ternyata bukan tindakan yang tepat, karena ternyata malahan menjadi malapetaka bagi Alengka. Sang kera putih bukannya mati terbakar, namun merajalela menggunakan api yang berkobar pada tubuhnya untuk membakar kerajaan Alengka.

Source My Wayang Seni - Budaya Indonesia
Comments
Loading...