Arti Motif Wayang : Kayon (Gunungan) Blumbangan Solo

0 1.809

Kayon blumbangan, bentuknya agak gemuk dan lebih pendek bila dibanding dengan kayon gapuran. Pada bagian bawah terdapat lukisan kolam dengan air yang jernih yang ditengahnya terdapat lukisan sepasang ikan berhadapan. Sedangkan pada bagian belakang berambar lautan atau langit yang berawarna biru gradasi. Gunungan biasanya terdapat lukisan terdiri rumah atau balai yang indah tiga lantai. Gambar Рgambar yang terdapat pada kayon tersebut menggambarkan alam semesta lengkap dengan isinya.

Gunungan di dalam pagelaran wayang kulit mempunyai fungsi yang sangat penting antara lain :

  1. Sebagai tanda dimulaiya pentas pedalangan yakni fungsi dengan dicabutnya kayon di tengah kelir kemudian ditancapkan pada posisi sebelah kanan.
  2. Sebagai tanda perubahan adegan atau menggambarkan suasana dengan cara gunungan digerakkan diikuti cerita dalang.
  3. Digunakan untuk tanda pergantian waktu, baik dari patet nem ke patet sanga atau dari patet swanga ke patet manyura dengan mengubah posisi kayon dari condong ke kanan menjadi tegak lurus dan terakhir kayon condong ke arah kiri.
  4. Untuk menggambarkan sebuah wahyu dari dewa, atau sebagai angin maupun udara dengan menggerakkan gunungan sesuai arah yang dikehendaki.
  5. Untuk menggambarkan api dengan membalik kayon sehingga yang tampak api membara dari kepala makara.
  6. Untuk menandai berakhirnya pertunjukan dengan menancapkan kayon di tengah-tengah, serta digunakan untuk kepentingan pagelaran sesuai dengan kehendak dalang

 

Source My Wayang Seni - Budaya Indonesia
Comments
Loading...