Arti Motif Wayang : Kayon (Gunungan) Cirebon Ganesha

0 489

Kayon atau gunungan dalam pewayangan digambarkan sebuah gunung yang didalamnya terlukis pohon hidup yang dihuni oleh beberapa binatang hutan, antara lain harimau, banteng, kera, burung merak dan yang lainnya. Di bawahnya dilukis sebuah pintu gerbang atau gapura yang masuk ke sebuah bangunan joglo, kemudian pada sisi kanan dan kiri bergambar naga raksasa yang nampak taringnya. Pada pagelaran Wayang Kulit Purwa, kayon atau gunungan berfungsi sebagai tanda peralihan pathet, adegan dan untuk pelukisan dimana tokoh berada atau sebagai penggambaran angin, api, hutan, air, batu dan masih banyak lagi yang bisa digambarkan oleh kayon atau gunungan dalam pewayangan.

Di sebaliknya bergambar api yang berkobar dan makara atau banaspati, kayon atau gunungan dalam pewayangan juga berfungsi sebagai pembuka dan penutup pagelaran wayang. Berikut adalah beberapa contoh kayon atau gunungan dalam pewayangan salah satunya adalah Kayon atau Gunungan Wayang Kulit CirebonKayon Cirebon memiliki ciri khas di tengah terdapat Ganesha, dewa ilmu pengetahuan dalam agama Hindu dengan pose mengangkat kendaga bersayap ganda melambangkan sosok Lindu Anyangga Bumi atau menunjukan simbol kekuatan dasyat ilmu pengetahuan sebagai epicentrum sumber gempa yang menyangga atau menopang dunia agar terjaga keseimbangannya. Di bagian kanan kiri Ganesha terdapat sepasang makhluk banaspati penjaga lingkungan dan pada bagian bawah terdapat motif wadasan.

Source My Wayang Seni - Budaya Indonesia
Comments
Loading...