Arti Motif Wayang : Kepala Kala dalam Kayon Gapuran Jogja

0 297

Yang sudah pernah ke candi seperti Prambanan atau pura di Bali, mungkin melihat relief kepala raksasa di atas gerbang atau pintu. Tujuannya bukan untuk menakut – nakuti pengunjung teman, tapi untuk pengusir roh atau segala sesuatu yang bersifat jahat. Hal ini juga sama fungsinya di kayon atau gunungan teman. Jika melihat kepala kala di tengah – tengah pohon, berarti itu kayon atau gunungan gapuran atau laki – laki gaya Surakarta teman karena untuk Jogja di pangkal pohon seperti gambar.

Kepala Kala dalam kayon atau gunungan gapuran atau laki – laki Jogja di wujudkan dengan sebuah kepala raksasa dengan mata melotot. Pada bagian punggung kayon atau gunungan gapuran atau laki – laki Jogja juga terdapat gambar Kepala Kala dengan ukuran yang lebih besar dan api yang menyala – nyala. Kepala Kala juga sebagai simbol api. Nama Kepala Kala lebih sering digunakan dalam kayon atau gunungan gapuran atau laki – laki Jogja, sedangkan makara pada candi dan yang membedakan hanyalah pada penyebutan namanya saja untuk bentuk tidak ada perbedaan.

Sedangkan kala dalam bahasa Jawa berarti waktu. Menurut Koentjaraningrat, ada dua dewa dalam agama jawa yang memainkan peran penting, yakni Dewi Kesuburan atau Dewi Padi yaitu Dewi Sri, yang memainkan peranan penting dalam berbagai upacara pertanian dan Kala, dewa waktu.

Source My Wayang Warisan Punakawan
Comments
Loading...