Arti Motif Wayang : Mata Plelengan Bentuk Bulat Penuh

0 361

Bentuk mata. Tokoh – tokoh manusia, dewa – dewi, banyak yang bentuk mata – nya menunjukkan adanya kesamaan ragam dengan bentuk mata tokoh – tokoh manusia, dewa – dewi, wayang kulit Jawa. Kesamaan ragam itu, meliputi beberapa bentuk mata wayang kulit Jawa yang disebut jaitan, kedelen, kadondongan, telengan dan plelengan. Mata plelengan, jenis mata wayang ini digambarkan dengan bentuk bulat penuh pada biji matanya, dengan menggunakan warna merah muda, merah dan hitam dalam menggambarkan maniknya, disamping itu digambar pula bagaian kelopak mata.

Jenis mata ini diterapkan pada tokoh raksasa baik bertubuh kecil maupun bertubuh besar. Wayang sehingga waktu terasa singkat. Soalnya, walau kerjanya cepat, ia tampak santai merias Aristoteles dan penerjemah pikiran – pikirannya, Descartes. Dengan sangat teliti ia ubah mata Guwarsa dan Guwarsi dalam pola mata ksatria jenis kedhelen yang menyerupai butir kedelai. Hasil seni rupanya menjadi mata plelengan yang galak dan tajam, pas untuk ragam hias mata Subali dan Sugriwa.

Pola Wayang Kulit Kelima dilihat dari mata Plelengan nya. Mata ini memiliki penuh bulat bentuk mata yang mirip dengan mata thelengan tetapi lebih besar dan disesuaikan dengan wajah boneka. Mata ini berwarna dengan aksen hitam seolah – olah itu mulai sesuatu. Peran wayang dengan mata yang besar dan memiliki wajah yang serakah, kejam dan marah.

Source My Wayang OGitA
Comments
Loading...