Arti Motif Wayang : Mata Telengan yang Membelalak

0 339

Ada kosakata lengkap untuk menyebut rincian pewayangan. Kita umpamanya dapat mengambil motif mata, ada mata bundar atau telengan. Bentuk sudah tentu harus cocok dengan watak tokohnya, mata telengan atau membelalak untuk buta dan tokoh  kasar lainnya. Mata thelengan : biji mata bulat dengan bentuk mendekati mata melotot yang dilengkapi alis tulis agak besar dan mengesankan mata awas. Bentuk mata ini sejalan dengan cara gerak tokoh yang gesit, kasar.

Misalnya Buriswara. Buriswara termasuk salah satu putra Salya dan Pujawati (Setyawati). Ketika lahir sempat mengejutkan ayahnya, Salya, karena wajahnya yang khas mirip bangsa raksasa. Maklum Buriswara mengikuti garis ibunya, Pujawati atau Setyawati, yang masih memiliki keturunan bangsa raksasa. Merasa malu punya anak serupa raksasa, Salya membuangnya dan membaurkannya dengan para Kurawa di Gajahoya. Buriswara memiliki mata telengan putih, berhidung bentuk haluan perahu, bermulut gusen atau terlihat gusinya, bermuka agak mendongak.

Berjamang sedikit dengan garuda kecil membelakang, berambut teruari gimbal, bersunting kembang kluwih, berkalung ulur – ulur menutupi bulu dada. Bergelang, berpontoh, berkeroncong dan berkain kerajaan dan bercelana cindai. Oleh karena itu, ia dibuang di tempat para Kurawa. Otomatis ia tumbuh dan memiliki pekerti seperti Kurawa. Dalam perang Baratayuda, ia memihak Kurawa. Di mana ia berhadapan dengan Arya Satyaki dan tewas oleh gada Arya Satyaki.

Source My Wayang Google
Comments
Loading...