Arti Motif Wayang : Merpati dalam Kayon Gapuran Jogja

0 278

Sering sekali waktu acara tertentu ada sesi lepas burung dara atau merpati. Makna dara atau merpati memang general di berbagai kebudayaan dunia, simbol kebebasan, perdamaian. Jangan lupa kesetiaan bagi yang pernah memelihara merpati pasti mengerti ini. Burung dara atau merpati berarti keberadaan burung dara atau merpati dalam kayon atau gunungan ini sebagai bentuk simbolisasi dari kedamaian abadi dan merupakan simbol kebebasan.

Di dalam kehidupan masyarakat sering dijumpai dengan berbagai kegiatan dengan burung dara atau merpati sebagai simbol. Seperti pada upacara selamatan hari ke seribu atau nyewu meninggalnya seseorang, setelah dilakukan dzikir atau waosan kalimah toyibah dilepaslah sepasang burung dara atau merpati yang berwama putih mulus ke alam bebas. Makna dari pelepasan burung dara atau merpati ini sebagai bentuk simbolis agar arwah yang telah meninggal dapat lepas kembali keasalnya.

Pada alam modem sekarang ini juga masih dijumpai berbagai kegiatan yang bersifat simbolis yang menggunakan burung dara atau merpati, seperti kegiatan yang berkaitan dengan kedamaian, kebebasan dan persahabatan selalu ditandai dengan pelepasan burung dara atau merpati yang dijadikan ikon dari kedamaian dan kebebasan. Burung dara atau merpati melambangkan manusia harus membuat dunia dan alam semesta menjadi indah dalam kehidupan spiritual maupun material. Ini dilambangkan sebagai hewan yang indah dan simbol perdamaian.

Source My Wayang Warisan Punakawan
Comments
Loading...