Arti Motif Wayang : Pintu Gerbang dalam Kayon Gapuran Jogja

0 302

Seperti yang sempat disebutkan, pintu atau gerbang di kayon atau gunungan gapuran atau lanang atau laki – laki Jogja menjadi lambang dunia fana yaitu dunia kita ini dengan alam baka atau akhirat, simbol akhir kehidupan kita. Seperti beberapa kepercayaan seperti Agama Islam, kematian bukan akhir tapi awal babak baru perjalanan manusia teman. Kita mempertanggung jawabkan apa yang kita lakukan selama di dunia ini. Melakukan hal baik dan buruk akan ada balasannya.

Buktikan sendiri jika sudah melewatipintu“. Duh berat sekali ya bahasannya. Dalam kayon, gapura di gambarkan dengan rumah yang pintunya tertutup. Dengan kondisi atau suasana pintu rumah yang tertutup ini memberikan atmosfir kepada siapa saja yang melihatnya dengan suatu tempat yang sunyi dan angker atau mistis tetapi membuat setiap orang menjadi penasaran untuk mengetahui isi di dalamnya. Gapura sebagai hias atau motif dalam kayon di tempatkan di bagian tengah lebih ke arah bawah merupakan salah satu dari hias atau motif kayon yang berupa bangunan rumah.

Ini melambangkan bahwa batas antara dunia bawah (Sakala) dengan dunia atas (Niskala) atau dunia fana dengan dunia akhirat. Secara kodrati bahwa manusia jika ingin menemui Tuhanya maka mati merupakan salah satu jalanya. Dalam filsafat Jawa bahwa mati bukanlah suatu akhir.

Source My Wayang Warisan Punakawan
Comments
Loading...