Arti Motif Wayang : Sepasang Sayap dalam Kayon Gapuran Jogja

0 333

Sayap di kedua sisi kayon atau gunungan gapuran atau lanang atau laki – laki Jogja disebut juga Lar – laran, punya bentuk yang unik teman. Ada yang menyebutbledhegan karena hasil stilasi petir dan lidah api. Tapi banyak yang menganggap ini bentuk garuda teman. Selain mewakili api dan udara, sayap ini dianggap juga sebagai penyeimbang. Sayap dan burung garuda. Motif sayap dalam kayon atau gunungan gapuran atau lanang atau laki – laki Jogja ditempatkan disamping kanan dan kiri kolam berbentuk seperti posisi sayap burung.

Untuk kayon atau gunungan gapuran atau lanang atau laki – laki Jogja tidak hanya sayap tetapi burung garuda yang digambarkan dengan kepala burung dan sayapnya. Mitologi Hindu burung garuda adalah simbol Dewa Wisnu. Burung garuda dianggap sebagai burung matahari yang menjadi lambang dunia atas. Posisi sayap atau burung garuda dalam kayon atau gunungan gapuran atau lanang atau laki – laki Jogja adalah mengapit gapura atau air atau blumbang sebagai sumber hidup atau sumber alam tengah atau perantara, maka makna sepasang sayap atau burung garuda yaitu memelihara dan menjaga alam agar stabil. Sehingga sepasang sayap merupakan lambang dari sesuatu yang dapat membawa manusia menuju dunia atas. Dua sayap (lar), sayap yang merupakan bagian dri makara itu sebetulnya merupakan stilasi dari lidah api.

Source My Wayang Warisan Punakawan
Comments
Loading...