Sis : Putra Istimewa Adam Pemimpin Kahyangan

0 213

Adam memutuskan untuk menikahkan putra tampan dengan putri jelek. Sementara itu, Hawa mengusulkan agar putra yang tampan dinikahkan dengan putri yang cantik, sedangkan putra yang jelek dengan putri yang jelek sesuai pasangan kelahiran masing-masing. Adam dan Hawa sama-sama saling mempertahankan pendapat. Keduanya sepakat mengeluarkan rahsya untuk mendapatkan petunjuk dari Tuhan.

Atas kehendak Tuhan, rahsya milik Adam tercipta menjadi bayi namun hanya berwujud ragangan, sementara rahsya milik Hawa tetap berwujud darah. Menyaksikan hal itu Hawa pasrah terhadap keputusan Adam. Beberapa waktu kemudian, cahaya nubuwah Adam keluar dari dahinya dan berpindah pada tubuh ragangan bayi tersebut. Akibatnya, ragangan bayi tersebut pun hidup menjadi bayi normal.

Tuhan memberi petunjuk supaya bayi tersebut diberi nama Sis atau dengan nama lain Batara Sita, di mana kelak ia akan menurunkan para pemimpin dunia. Adam sangat bersyukur dan membawa bayi Sis pulang. Sepeninggal Adam, cupu yang tadinya digunakan sebagai wadah rahsya terhempas oleh angin kencang sehingga jatuh di dekat Samudera Hijau. Cupu tersebut ditemukan oleh Malaikat Ajajil dan disimpannya sebagai pusaka, diberi nama Cupumanik Astagina.

Beberapa tahun kemudian Sis tumbuh menjadi manusia istimewa yang memiliki keunggulan dibandingkan dengan saudara-saudaranya yang lain. Selain memiliki lima pasang kakak, Sis juga memiliki 35 pasang adik dan seorang adik perempuan yang lahir tanpa pasangan bernama, Siti Hunun. Pada suatu hari Nabi Adam mengutus Sis untuk mengambil buah di Taman Surga.

Sis berhasil memasuki tempat tersebut dan mendapatkan buah yang diinginkan Adam. Selain itu, Sis juga mendapatkan anugerah dari Tuhan berupa seorang bidadari bernama Dewi Mulat. Sis kemudian menikah dengan Mulat. Keduanya hidup berumah tangga di negeri Kusniyamalebari.

Source My Wayang Wayang
Comments
Loading...