Ciri Wayang Kulit Yogya : Sungging (Lukis) Tlacapan

0 304

Jika dicermati dari sunggingan atau lukisan nya, tokoh wayang kulit gaya Yogyakarta menggunakan sungging atau lukis tlacapan yang pada masa lampau disebut dengan sungging atau lukis sorotan, yaitu unsur sungging atau lukis yang berbentuk segitiga terbalik yang lancip – lancip seperti bentuk tumpal pada motif kain batik. Sungging atau lukis tlacapan ini difungsikan untuk memberi dekorasi pada bagian sembuliyan yang berukuran besar, seperti pada konca, sedangkan sembuliyan yang berukuran kecil atau sembuliyan lamba, disungging atau dilukis dengan menggunakan unsur sungging atau lukis sawutan, yaitu berbentuk lancip – lancip seperti tlacapan dengan ukuran kecil – kecil.

Unsur sungging atau lukis sangat khas, sehingga tidak ditemukan dalam sunggingan atau lukisan wayang kulit gaya lainnya. Pada unsur sungging atau lukis cinden, wayang kulit gaya Yogyakarta ini ditengarai hanya memakai tiga unsur wama, yaitu merah, hitam dan putih, penggunakan sungging atau lukis bludiran hanya terbatas pada bagian tertentu saja seperti pada tali praba dan sebagainya. Sungging atau lukis ulat – ulatan bagi wayang kulit gaya Yogyakarta dengan mengguyogyanakan sungging atau lukis ulat – ulatan templek, yaitu tidak ditatah atau di bludri yang seperti grafir pada kulit, dengan wama merah pada muka hitam, yang kadang pada bagian alis dikontur dengan warna emas. Sungging (lukis) drenjeman hanya menggunakan wama hitam saja.

Source My Wayang Cerita Wayang
Comments
Loading...