Dalang Wayang : Dalang Bertempur, Wayang Belur

0 60

Semula Ahok bertengger seorang diri sebagai kandidat yang paling mumpuni untuk memimpin DKI periode berikutnya. Semua milik Ahok, kejujuran, ketegasan, prestasinya dan setiap hari menghiasi media, baik media sosial maupun media pemberitaan. Namun, belakangan image serba

ter

itu seolah berantakan oleh ulah Habib Rizieq Shihab yang dituding sebagai penggerak aksi massa Islam yang menuntut Ahok dipenjara dan tak lain diduga  karena menghindari kekisrusahan yang lebih besar lagi, konon polisi terpaksa menuruti permintaan massa, mentersangkakan Ahok. Lucunya, penasehat hukum Ahok menengarai telah terjadi grand design mengadili Ahok yang tidak mungkin dilakukan oleh Rizieq atau massa Islam sebab yang memungkinkan melakukan seperti yang ditengarai oleh penasehat hukum Ahok hanya mungkin dilakukan oleh kekuasaan hukum.

Kini, media sedangkan mengangkat bergulirnya dugaan korupsi dana Bansos DKI yang ternyata mengenai dana hibah untuk Kwarda Pramuka DKI 2014 dan 2015 dengan memanggil Sylvia Murni, cawagub DKI pasangan Agus Harimurti Yudhoyono. Kemudian  terkuak lagi, bahwa dana hibah kwarda Pramuka DKI tersebut SKnya ditanda tangani oleh Jokowi semasa menjabat Gubernur DKI. Ibarat lakon sebuah perwayangan, para paslon tak dapat lepas dari sekenario sang dalang yang menentukan maju tidaknya seseorang untuk bersaing meraih kekuasaan di DKI.

Source kompasiana.com kompasiana.com/ken-arok/5882415f379773a61541825e/dalang-bertempur-wayangnya-babak-belur
Comments
Loading...