Dalang Wayang : Dalang Sawat, Dalang Wayang Golek

0 143

Bapa Sawat terbiasa mendalang di luar lingkungan pendopo. Sawat punya murid bernama Bapa Anting. Bapa Anting ini menurunkan murid-murid seperti Soewandaatmadja. Setelah naik haji, dalang Soewandaatmadja ini tenar dengan sebutan H. Makboel. Dari garis Dalang Bapa Sawat, banyak dalang lahir, kendati tak terkait hubungan darah. Dalang Soewandaatmadja misalnya, jelas bukan keturunan Sawat. Sawat hanya bersahabat karib dengan ayah Soewandaatmadja yang bernama Abdoelgapoer. Dari Soewandaatmadja inilah lahir tak kurang 11 dalang.

Ke-11-nya adalah Emad yang kemudian menjadi dalang di Pamanukan. Selain sebagai dalang, Emad juga terkenal mahir tari topeng. Kemudian, Soera Soengging. Soera adalah anak dalang Soeradi di Padalarang. Lalu Sastra Oesa (mendalang cuma sebentar lantaran tutup usia), R. Djaja Ateng dari Cisondari (ayah dari dalang R. Imbo), dan Moertamad (berguru tapi tak sampai selesai). Moertamad punya murid yang juga dalang bernama Atmadja (Cigebar), Oesro, dan Omo (Tarjat).

Dalang lainnya, dalang Cililin bernama Aksan (ayah dalang Emon di Cipaganti), dalang Cimahi Arsidjan, Adimaoen, Noerhadi (Cibantar), Isra (Sukabumi). Isra punya murid yang juga dalang bernama Oedjang (Bogor), Soekatma (Cipatat), dan Entah. Terakhir, dalang Soekatma di Bandoeng. Soekatma punya murid yang juga dalang bernama Soehaja, Oemar alias Partasoewanda, dan Herman (Goenawan).

Source Ayo ayobandung.com/read/2018/10/19/39403/bandoeng-baheula-dalang-wayang-golek-sebelum-dinasti-sunarya
Comments
Loading...