Dalang Wayang : Dalang Suluk (Bersyair Jelaskan)

0 105

Setiap dalang suluk (syair yang menjelaskan peran dan keadaan suasana) diiringi dengan bentuk musik iringan

Jineman

(ompak suluk). “Jineman” berfungsi mengiringi suluk di awal atau di akhir (menuntun nada). Ketika dalang memainkan golek adegen perang yang pertama diiringi dengan musik iringan “Sampak Blentungan”, iringan ini merupakan ciri khas pemalangan dan pada perang selanjutnya diiringi dengan musik iringan “Sampak Kembang Jeruk”, ”Sampak Galong” dan ”Sampak Manyuro Solo”. “Sampak Kembang Jeruk” dan ”Sampak Galong” digunakan pada waktu perang tengah atau perang setelah perang awal (perang pertama) sampai waktu menunjukan pagi dan berubah menjadi ”Sampak Manyuro Solo” yang menandakan waktu atau keadaan sudah hampir selesai.

Source eprints.uny.ac.id eprints.uny.ac.id/27019/1/Kardono%20Saputro%2005208244026.pdf
Comments
Loading...