Dalang Wayang : Dwi Tristi Hartini (Nyi Wiwik Sabdo Laras)

0 207

Dwi Tristi Hartini, yang terkenal dengan nama Nyi Wiwik Sabdo Laras, saat menerima tamu di rumahnya dengan nada guyon nan tegas mengungkapkan tentang rumah di antara rimbunan pohon bambu hasil jerih payahnya itu.

Rumah ini seperti profesi saya, dalang ’ngisor pring’ (di bawah pohon bambu)

ujar wanita kelahiran Kudus, 23 Februari 1979 ini. Selama sekitar 15 tahun mendalang, rumah Dwi relatif sederhana. Bangunannya semipermanen seluas 90 meter persegi. Di ruang tamu ada layar (kelir) ukuran kecil dengan tiga tokoh wayang, yaitu Setiyaki, Aswotomo, dan Bambang Prabukusumo. Seperti ungkapan ngisor pring, bagi dalang seperti Dwi, yang jiwanya lekat dengan hidup berkesenian, menyandang profesi perempuan dalang tentulah istilah ngisor pring itu bukan tanpa makna.

Sebagai perempuan dalang, ia merasa banyak kalangan yang belum melirik kemampuannya. Karena itu, ia makin bertekad melakoni hidup sebagai dalang sekaligus mendobrak tradisi pedalangan yang dianggap ranahnya kaum lelaki.

Dunia pedalangan masih beranggapan, perempuan dalang itu seperti timun wungkuk (jelek), hanya sebagai imbuh (tambahan). Perempuan dalang cocoknya main siang, bukan dalang utama pada malam hari. Pandangan itu harus diakhiri

ujar lulusan SMKI Pedalangan, Solo ini. Jadi, ngisor pring juga menggambarkan kondisi perempuan dalang yang masih di bawah dominasi lelaki dalang. Bila ada masyarakat meminta dirinya pentas, alasannya hanya dua, yakni ingin tahu.

Source indonesiaproud.wordpress.com/2011/03/10/dwi-tristi-hartini-dalang-wayang-kulit-ngisor-pring
Comments
Loading...