Dalang Wayang : Dyas Syawal Lukman, Dalang Bocah

0 159

Di Sabtu siang yang panas (21/11), Dyas Syawal Lukman berkesempatan menggelar lakon Anoman Duta dalam ajang Festival Dalang Bocah 2015. Ketika ditanya mengapa ia memainkan lakon tersebut, Dyas hanya tersenyum simpul.

Anoman itu tokoh yang asyik, walaupun dia kera

Katanya dengan khas gaya anak-anak. Asyik, karena Anoman melambangkan heroisme dan tokoh yang memperjuangkan kebenaran. Bocah kelahiran Jakarta, 6 Desember 2004 ini memang punya cerita menarik di balik layar. Sang pamomong, Purwanto, menuturkan bahwa Dyas punya kemampuan titi laras di atas anak-anak lainnya. Mendengar, meresapi untuk kemudian menyelaraskan dalam imajinasinya, tentu bukan persoalan yang mudah untuk level anak-anak.

Dia bisa dengan cepat belajar mendengarkan. Itu modal yang kuat sebagai dasar belajar mendalang

Ujar Purwanto. Ketertarikan Dyas terhadap dunia pedalangan bukan lahir dari trah dalang. Ayahnya, Sutiman, hanya seorang penggemar dan penonton wayang biasa. Namun, minat besar siswa kelas 5 SDN 01 Pagi Bambu Apus Jakarta itu justru mendorong sang ayah membelikan buah-buah wayang satu demi satu.

Ndak langsung. Satu-satu saya belikan. Sekarang jumlahnya sudah banyak di rumah

Sutiman menimpali dengan semangat. Minat Dyas terhadap dunia wayang terlihat di usia 9 bulan. Di usia yang masih merah itu, Dyas tidak beranjak saat diajak sang ayah menonton pagelaran wayang Ki Manteb Sudarsono. Usia bertambah, Dyas semakin menunjukkan minatnya melalui pertanyaan-pertanyaan.

Source dalangbocah.com dalangbocah.com/dyas-syawal-lukman-dari-dyas-sang-ayah-belajar-banyak
Comments
Loading...