Dalang Wayang : Giank Bayu Tetuko, Dalang Wayang Kulit

0 31

Giank Bayu Tetuko adalah keturunan keempat Ki Sugati. Siswa SMPN 4 Tempel ini membulatkan tekad menjadi dalang wayang kulit. Suasana SMPN 3 Sleman Kamis (7/9) mendadak riuh. Siswa yang biasanya belajar di ruang kelas, hari itu berhamburan di halaman sekolah. Sebuah panggung berukuran sedang terpasang di tengah halaman. Di atas panggung terlihat seorang dalang cilik sedang memainkan wayangnya. Itulah salah satu pementasan wayang oleh Ki Giank Bayu Tetuko. Meski masih sangat muda, Giank mampu menyuarakan semua tokoh pewayangan yang umumnya berusia dewasa.

Kali ini saya membawakan lakon Bima Meguru. Lakon favorit saya, cocok kalau dipentaskan dengan penonton yang usia masih sebaya seperti saya

ujar siswa kelas IX SMPN 4 Tempel itu. Giank memang bukan anak biasa. Dia terlahir dari keluarga seniman. Darah seni dari kakek buyutnya, Ki Sugati, mengalir dalam tubuh putra pasangan Mara Wasis Pembayun Putro dan Iis Nuryani ini. Terbukti, Giank tak perlu mengikuti pendidikan di lembaga formal ataupun kursus untuk belajar pewayangan. Dia belajar langsung dari Ki Bayu Sugati. Sosok ini adalah anak Ki Sugati “Gito-Gati”. Beragam ilmu dia serap dari sang kakek.

Mulai ilmu dasar pewayangan hingga pengembangannya. Mendalami ilmu pedalangan memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bagi Giank, dia merasa ada panggilan jiwa untuk melestarikan warisan keluarga. Giank mendalang.

Source radarjogja.jawapos.com radarjogja.jawapos.com/read/2017/09/09/12620/giank-bayu-tetuko-penerus-seni-pedalangan-ki-sugati-gito-gati
Comments
Loading...