Dalang Wayang : HaKI, Hak Dalang Dapat Ekonomi

0 82

HaKI yaitu hak terkait yang memungkinkan dalang mendapatkan manfaat ekonomi atas setiap penayangan pertunjukannya di media baik radio, televisi maupun internet. Sebelumnya Dalang hanya mendapatkan manfaat ekonomi hanya dari setiap pertunjukan yang diselengarakannya yang hanya sekali didapat yaitu pada saat pertunjukan saja. Hadirnya undang-undang hak cipta nomor 28 Tahun 2014 memberikan hak pada dalang maupun pemegang hak terkait untuk mendapatkan manfaat ekonomi bukan hanya pada saat pagelaran namun juga pada saat pagelaran tersebut disiarkan oleh media baik secara langsung maupun tidak langsung yaitu berupa royalti yang dapat dinikmati oleh bukan hanya dirinya namun juga ahli warisnya.

Adanya royalti akan mendorong dalang dan penerusnya untuk terus berkarya sehingga wayang akan terus ada dan berkembang dari masa kemasa karena masalah utama musnahnya wayang adalah karena sedikitnya manfaat ekonomi yang diperoleh oleh pelaku wayang. Kaderisasi Dalang dan Perkembangan Pementasan Wayang Kulit di wilayah Jawa Indonesia kaya akan berbagai jenis wayang, menurut laporan Sekretariat Pewayangan Indonesia (SENAWANGI) terdapat 100 jenis wayang yang tersebar di Nusantara.

Namun demikian hingga sekarang jenis wayang yang masih hidup dan bertahan di tengah-tengah masyarakat dapat dihitung dengan jari, antara lain seperti wayang kulit purwa, wayang golek Sunda, wayang Sasak (NTB), wayang Bali, wayang golek Jawa, wayang Jawa Timur. Wayang lain jarang dipentaskan.

Source Research researchgate.net/publication/301740589_UPAYA_MENCEGAH_HILANGNYA_WAYANG_KULIT_SEBAGAI_EKSPRESI_BUDAYA_WARISAN_BUDAYA_BANGSA
Comments
Loading...