Dalang Wayang : Ideologi Identitas Seleksi Dalang

0 16

Ini membahas pertunjukan wayang kulit yang dikemas dalam format seleksi dalam Seleksi Dalang Profesional Yogyakarta Tahun 2008. Data ini sangat unik karena peristiwa seperti ini tidak terulang lagi sampai tahun 2016. Data dikumpulkan dengan perekaman audio – visual serta observasi langsung. Analisis data menggunakan analisis formal untuk menelaah struktur pertunjukan, serta analisis konten dengan dasar berbagai teori untuk membongkar ideologi dan identitas yang berperan dalam pertunjukan.

Hasil ini memperlihatkan struktur pertunjukan yang tidak sama dengan struktur pertunjukan wayang kulit secara umum akibat penyesuaian para dalang terhadap aturan-aturan yang ditetapkan oleh penyelenggara. Identitas personal maupun identitas kolektif tampak mewarnai pertunjukan para dalang. Di sini terlihat kepiawaian dalang dalam mengekspresikan ide-ide personalnya tanpa harus mengorbankan identitas kolekfif. Ideologi konservatif dan ideologi pengembangan dikemas oleh para dalang melalui pertunjukannya.

Selain itu ideologi kompetitif juga melekat pada pertunjukan, dilihat dari kepatuhan para peserta pada batas-batas yang ditetapkan penyelenggara. Ideologi kompetitif menjadi ideologi dominan dalam pertunjukan para dalang peserta seleksi.

Source jurnal.ugm.ac.id jurnal.ugm.ac.id/jks/article/download/30045/18117
Comments
Loading...