Dalang Wayang : Karte Manik Dadan Kuswara, Dalang

0 263

Tidak banyak orang yang mengetahui kalau Wayang juga terdapat di daerah selain Jawa. Meski kalau ditilik dari nilai-nilai maupun pesan moral yang hendak disampaikan relatif sama dengan Wayang Purwa yang berasal dari Jawa, beberapa daerah juga memiliki kebudayaan Wayangnya sendiri. Penampilan pembuka di hari terakhir Festival Dalang Bocah Nasional (FDBN) 2011 misalnya. Pada kesempatan tersebut, Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat giliran menunjukkan karya asli dari daerah mereka.

Wayang Kulit Sasak. Sekilas pertunjukkan Wayang Kulit Sasak mirip dengan Wayang Kulit Bali yang mengandalkan efek bayangan dengan kelir berukuran lebih kecil ketimbang kelir yang biasa digunakan pada pertunjukkan Wayang Purwa. Permainan seruling yang diiringi bebunyian besi-besi pipih memperkuat nuansa miatik namun eksotis yang disajikan sang Dalang, Karte Manik Dadan Kuswara. Mendengar kemampuannya menyanyikan tembang dengan karakter vokal yang khas daerah asalnya, tidak ada yang menduga kalau ini merupakan kali pertama Kuswara, panggilan akrabnya, tampil di hadapan publik sebagai Dalang.

Kuswara baru mulai menjajal kemampuan sebagai Dalang pada bulan Februari lalu. Keinginan itu bermula dari keinginan Sadarudin, Ayahnya. Sadarudin mempunyai keinginan agar budaya Wayang Sasak bisa eksis di tengah kondisi Pewayangan saat ini. Keinginan tersebut mau tidak mau, memaksa Kuswara untuk belajar dengan cepat. Padahal waktu normal yang dibutuhkan untuk bisa memahami dan mendalaminya.

Source dalangbocah.com dalangbocah.com/berjuang-mengawali-demi-kearifan-lokal-karte-manik-dadan-kuswara
Comments
Loading...