Dalang Wayang : Ki Dalang Sukirno, Dalang Jalan Ruwat

0 156

Ki Dalang Sukirno memimpin jalannya ruwatan yang berlangsung selama sekitar tiga jam. Proses ruwat dimulai dengan jamasan prasasti Pasar Rejowinangun yang menggunakan air di dalam kendi oleh Ki Dalang bersama Kabid Pasar Disperindag Kota Magelang, Sarwo Imam Santoso. Setelahnya mengelilingi pasar dan berhenti di empat titik mata angin hingga puncaknya di depan kantor pengelola. Tidak hanya seniman dan pedagang yang mewarnai perayaan yang pertama kali digelar ini.

Di barisan depan terlihat sepasang muda-mudi yang mengenakan pakaian khas pengantin jawa. Tak ketinggalan, tujuh pagar ayu dan bagus yang membawa serta sesaji lengkap. Ketua FKSM, Andri Topo, yang juga Ketua Panitia FPRM 2018 mengatakan, pembasuhan prasati menjadi simbol bahwa, dalam memulai segala sesuatu hendaknya didahului dengan bersuci. Ruwat sebenarnya berisi do’a, dzikir, dan memohon kelancaran kepada Tuhan Yang Maha Esa. Meski pun acara ruwat tergolong meriah, tetapi pada prinsipnya ruwat tidak boleh mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli di pasar. Sepasang pengantin di depan sebenarnya merupakan refleksi dari pepundan Rejowinangun.

Pengantin itu melambangkan Rorogading dan Selo Mbranti yang merupakan putri dari Wangunrejo (Pepundan atau leluhur Pasar Rejowinangun yang dipercayai masyarakat setempat). Makanya, pasar ini dinamai Rejowinangun

ujarnya, usai acara. Selain itu, katanya, dalam prosesi ruwatan ini ada tujuh pager ayu & pager bagus membawa sesaji.

Source suaramerdeka.com suaramerdeka.com/news/baca/109551/sejumlah-seniman-ruwat-pasar-rejowinangun
Comments
Loading...