Dalang Wayang : Ki Enthus, Kiprah di Dunia Pedalangan

0 298

Ki Enthus dibesarkan di lingkungan keluarga dalang. Ia adalah anak tunggal Soemarjadihardja, dalang wayang golek Tegal dengan istri ke-tiga bernama Tarminah. Kakek moyangnya, R.M Singadimedja juga merupakan dalang terkenal dari Bagelen pada masa pemerintahan Sunan Amangkurat di Mataram. Sejak 1986, atau berusia 20 tahun ia sudah berkiprah sebagai dalang. Ki Enthus terkenal dengan gaya sabetannya yang khas, kombinasi antara sabet wayang golek dan wayang kulit membuat pertunjukannya berbeda dengan dalang-dalang lainnya.

Ia juga memiliki kemampuan dan kepekaan dalam menyusun komposisi musik, baik modern maupun tradisi (gamelan). Kekuatan menginterpretasi dan mengadaptasi cerita serta kejelian membaca isu-isu terkini membuat gaya pakeliran-nya menjadi hidup dan interaktif. Didukung eksplorasi pengelolaan ruang artisitik kelir menjadikannya lakon-lakon yang ia bawakan bak pertunjukan opera wayang yang komunikatif, aktual, dan menghibur. Pada tahun 2005, dia terpilih menjadi dalang terbaik se-Indonesia dalam Festival Wayang Indonesia yang diselanggarakan di Taman Budaya Jawa Timur.

Dalam dunia pedalangan, Ki Enthus disebut juga sebagai salah satu dalang yang mampu membawa pertunjukan wayang menjadi media komunikasi dan dakwah secara efektif.  Oleh karenanya, pertunjukan wayang yang ia garap kerap dijadikan sebagai ujung tombak untuk menyampaikan program-program pemerintah kepada masyarakat seperti kampanye anti-narkoba, anti-HIV/Aids, HAM, Global Warming, program KB, pemilu damai, dan lain-lain. Di samping itu dia juga dalang.

Source cnnindonesia.com cnnindonesia.com/hiburan/20180514222342-241-298201/ki-enthus-susmono-dari-dalang-terkenal-hingga-bupati-tegal
Comments
Loading...