Dalang Wayang : Ki Ghaib Siswoyo, Dalang Seniman Ketoprak

0 29

Lahir di Yogyakarta 15 April 1917. Seperti halnya orang tuanya, Siswoyo pun tak pernah mengira bahwa dirinya kemudian akan menjadi seniman ketoprak. Apalagi sampai menjadi seniman yang diperhitungkan diantara seniman-seniman ketoprak di Yogyakarta. Berangkat dari kesukaannya menyaksikan pergelaran ketoprak yang setiap saat datang ke kampungnya, Siswoyo mulai mencermati pocapan (dialog), karakter peran sampai bloking cerita dan unggah-ungguh.

Suguhan ini membawa angan-angan Siswoyo berandai-andai menjadi pemain, menguasai cerita, termasuk peran. Hal yang membuat senang pada ketoprak karena kesenian ini tergolong merakyat, komunikatif, dan mudah dipelajari. Maka begitu lulus Sekolah Rakyat, tahun 1930, Siswoyo mempelajari ketoprak. Buku-buku babad dan sejarah dibacanya, memperhatikan dan mempelajari tokoh-tokoh yang pernah dilihatnya, dan bertanya kepada seniman-seniman ketoprak senior.

Siswoyo pun tidak bisa tidak, ia harus bergaul di tengah-tengah dunia ketoprak. Tahun 1938-1940, Siswoyo mulai bergabung dengan grup Ketoprak Mudo Tomo. Di sinilah Siswoyo mulai mengenal dunia panggung sebenarnya, mengikuti pentas di beberapa kota di Jawa Tengah. Keinginannya untuk professional, pada tahun 1942, Siswoyo menyeberang ke grup ketoprak Mardi Wandowo. Di grup inilah nampak cerdas dan tanggap. Bersama grup ini, ia jelajahi kota-kota di Jawa Tengah, hidup berpindah-pindah dari satu tobong ke tobong lainnya. Tahun 1942 Siswoyo bergabung lagi. Siswoyo pun mulai menuangkan ide-idenya menjadi naskah ketoprak yang terinspirasi dari wayang cina metehi.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/contentdetil.php?kat=artk&id=MzMy&fle=Y29udGVudC5waHA=&lback=a2F0PWFydGsmYXJ0a2thdD0yNSZsYmFjaz0mcGFnZT0z&page=10]
Comments
Loading...