Dalang Wayang : Ki Hendri Wicaksono, Dalang 30 Tahun

0 172

Dalang muda Ki Hendri Wicaksono (30 tahun) mengawali pergelaran perdana tahun 2018 di Taman Budaya Jawa Timur semalam (27/1) membawakan lakon wayang kulit

Wahyu Tunggul Manik

yang dikarangnya sendiri. Dan baru kali inilah lakon tersebut dipentaskan, setelah sebelumnya dia mengaku mendapatkan isyarah alam melalui meditasi dimana dia didatangi seorang tua. Dikisahkan, di negara Amarta Raja Puntadewa bingung. Lahir di Blitar 5 Oktober 1988, Hendri sudah mulai mendalang sejak kelas 5 SD. Maklum, ayahnya adalah seorang dalang juga, Ki Wiji Wondowardoyo, yang sekarang menjadi dalang ruwat. Ketika masih sekolah di SMKI Surakarta, Hendri mewakili Jawa Tengah menyabet juara sabet terbaik dalam FLS2N di Bandung tahun 2008.

Dalam ajang Festival Dalang Muda di Taman Budaya Jatim, anak kedua dari empat bersaudara ini pernah meraih penghargaan sebagai Dalang Unggulan dan terpilih dalam Lima Besar. Selama ini pengalaman pentasnya sampai ke  Salatiga, Boyolali dan sebagainya. Kuliah di jurusan pedalangan ISI Surakarta pernah dilakoninya namun tidak sampai selesai. Kini Hendri menekuni sanggarnya, yaitu Sanggar Seni Bimasakti, di desa Bence Kecamatan Garum, kab. Blitar, juga usaha jual beli gamelan, disamping bisnis kuliner di Solo. Di sanggar ini juga bernaung kelompok Campursari Krida Laras yang semalam ikut memeriahkan pergelaran wayang kulit ini dengan bintang tamu Lilis, yang tidak lain adalah istri Kirun dari Madiun.

Source brangwetan.com brangwetan.com/2018/01/28/gelar-perdana-di-taman-budaya-jatim-wahyu-tunggul-manik-hakekat-kepasrahan
Comments
Loading...