Dalang Wayang : Ki Jalitheng Bagus Sasongko, Dalang Cilacap

0 188

Ki Jalitheng Bagus Sasongko, Cilacap, menyemarakkan gelaran pakeliran padat dalam rangka ulang tahun RRI ke-72 di Purwokerto, Kamis, 14 September 2017. Lantas, dari mana belajar lakon pewayangan sampai canggih sebegitu rupa?

Baru belajar berapa ya, enam bulan. Ya, baca cerita wayang dari buku, terus latihan sendiri sama bapak

kata bocah kelas 2 SD Negeri Kediri Kecamatan Karnglewas ini, polos. Tak tampak tanda kelelahan, meski tubuhnya penuh keringat. Maklum saja, bocah yang mengidolakan Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono itu memainkan wayang kulit dalam durasi pentas sekitar dua jam.

Dewa yang tidak terima direndahkan, ingin menyingkirkan sang buta (raksasa). Tapi, hanya ada satu orang yang bisa menaklukkannya, yaitu Bambang Tetuka atau yang juga dikenal dengan nama Gatotkaca

dia mengisahkan. Ayahanda, Wahyudi (53) bercerita, bakat mendalang Catur diketahuinya seusai menonton pementasan wayang Ki Mantheb Sudarsono. Sejak itulah, dia semakin tertarik dengan cerita pewayangan. Sehari-hari, Wahyudi adalah perangkat desa Kediri. Namun, Ibundanya, Rakis Emilia, berprofesi sebagai sinden. Dari situ kemungkinan bakat seni mendalang Catur lahir dan berkembang.

Buku-buku tentang wayang dipinjam dari kakaknya, dari sekolah lalu dihafalkan. Lama kelamaan dia minta dibelikan wayang. Kalau latihan juga sendiri, saya membantu menulis naskahnya. Tapi yang menyunting justru dia sendiri

Wahyudi menerangkan. Kepala Stasiun RRI Purwokerto, Budiningrum, mengatakan gelaran pakeliran komit.

Source Liputan 6 liputan6.com/regional/read/3096560/aksi-dalang-dalang-cilik-banyumas-yang-bikin-gemas
Comments
Loading...