Dalang Wayang : Ki Manteb Soedharsono, Ciri Khas

0 256

Banyak hal yang dilakukan sehingga Ki Manteb Soedharsono mempunyai ciri khas tersendiri. Perbedaan-perbedaan yang ada terutama pada memainkan wayangnya dan pada musik atau gending, sehingga wayang di tangan Ki Manteb menjadi hidup. Bila diperhatikan ada kelemahan dalam pementasan Ki Manteb yaitu dalam hal suluk. Hal ini disadari oleh Ki Manteb, oleh karenanya beliau kemudian lebih memfokuskan pada gaya sabetannya, dan ternyata berhasil.

Sabet ialah cara memegang wayang, termasuk didalamnya hal tanceban, bedolan, dan memainkan wayang. Gaya sabetan Ki Manteb itu diilhami oleh ayahandanya yang juga seorang dalang. Pelajaran tentang seluk beluk seni pakeliran dan terutama mengenai sabetan yang paling awal diperoleh dari ayahandanya Ki Hardjo Brahim yang pada saat itu dikenal sebagai dalang yang mahir memainkan sabet wayang. Pelajaran dari Ki Hardjo Brahim ini menjadi dasar-dasar yang menentukan bagi penemuan gaya sabet Ki Manteb di kemudian hari.

Sabetan Ki Manteb mempunyai unsur rasa dan akurasi yang merupakan perpaduan sehingga membuat gaya pakelirannya memiliki bobot tersendiri dan sekaligus membedakan gaya sabetan Ki Manteb dengan dalang lainnya. Keberhasilan Ki Manteb memaknai sabetan itu pula yang menyebabkan sabetan khas Ki Manteb menjadi sulit ditirukan. Kemahiran Ki Manteb dalam sabet ini akhirnya bisa menghantarnya ke jenjang kesuksesan yang kemudian menjadi trend setter bagi dalang.

Source ia800206.us.archive.org ia800206.us.archive.org/1/items/KiMantebSoedharsonoLR/Ki%20Manteb%20Soedharsono_LR.pdf
Comments
Loading...