Dalang Wayang : Ki Wiji Wondowardoyo, Jadi Dalang Ruwat

0 134

Seorang dalang juga, Ki Wiji Wondowardoyo, yang sekarang menjadi dalang ruwat

Ki dalang yang sedang menyuguhkan pergelaran wayang kulit. Pakaian mereka seragam, berupa kain putih polos yang dililitkan di tubuh, disebut kopohan. Nampak seorang bocah berumur 6 tahun duduk terkantuk-kantuk, lalu diperingatkan oleh orang tuanya. Maklum, dalam proses ritual ruwatan ini memang banyak pantangannya, salah satunya mereka tak boleh tertidur bila tak ingin disambar Betara Kala. Apalagi ketika sang dalang sedang merapal mantra wringin sungsang dan rajah kala cakra, semua yang hadir dalam upacara itu termasuk para sukerto dilarang berbicara, apalagi mengantuk.

Pada kesempatan itu pula penonton wanita yang sedang hamil dimohon untuk sementara meninggalkan tempat upacara. Sementara penonton anak-anak dilarang memanjat pohon atau pagar. Semua diminta hening, sebab Betara Kala sedang berkeliaran dan nyaris berhasil ditangkap dan dikalahkan sang dalang. Tiba pada puncak upacara ruwatan, ki dalang akan memotong sedikit rambut para sukerto sebelum dilanjutkan dengan upacara siraman, mandi dengan air dari tujuh sumber.

Siraman yang juga dilakukan oleh ki dalang, itu simbol terbebasnya Kala dari tubuh suterto. Apa Bapak percaya pada ruwatan dan manusia sukerto? “Ya, saya percaya,” kata Pujiarto (45), keluarga peserta ruwatan. “Sudah lama saya diperintah oleh orang tua saya untuk meruwat anak saya, tetapi karena amat sibuk.

Source brangwetan.com brangwetan.com/2018/01/28/gelar-perdana-di-taman-budaya-jatim-wahyu-tunggul-manik-hakekat-kepasrahan
Comments
Loading...