Dalang Wayang : Manteb Soedharsono, ASKI Solo

0 10

Ki Manteb Soedharsono sering bermain ke Kampus ASKI Surakarta, melihat para mahasiswa Jurusan Pedalangan seperti Bambang Suwarno, Sumanto, dan Blacius Subono berlatih pakeliran padat. Terutama dari mengamati pakeliran padat yang disajikan Bambang Suwarno, Ki Manteb Soedharsono menjadi tahu: Oh, ternyata bentuk pakeliran padat itu seperti itu. Berbekal dari pemahaman Ki Manteb Soedharsono terhadap konsep pakeliran padat tersebut akhirnya pada tahun 1982 Ki Manteb Soedharsono memberanikan diri mengikuti Lomba Pakeliran Padat sekaresidenan Surakarta, mewakili Kabupaten Karanganyar.

Lomba dilaksanakan di Sasonomulyo, Baluwarti, Karaton Surakarta. Ki Manteb Soedharsono pada saat itu menampilkan lakon Jaka Maruta atau Kangsa Lair, sanggit Ki Manteb Soedharsono sendiri. Ternyata pada saat diumumkan, Ki Manteb Soedharsono dinyatakan sebagai juara pertama, menyisihkan Ki Sukasna Mudhacarita (mewakili Kabupaten Sukoharjo), Ki Tomo Pandoyo (mewakili Kabupaten Klaten), dan Ni Ngatini (mewakili Kota Surakarta).

Meskipun pada saat lomba di tingkat Jawa Tengah Ki Manteb Soedharsono didiskualifikasi, karena oleh dewan juri Ki Manteb Soedharsono dianggap dalang laris sehingga tidak diperbolehkan ikut lomba, tetapi Ki Manteb Soedharsono merasa bangga karena Ki Manteb Soedharsono bukan dalang akademis tetapi mampu menyusun dan menyajikan pakeliran padat yang notabene merupakan produk akademi seni. Salah satu adegan yang membuat kagum para penonton, termasuk Gendhon Humardani pada saat menyaksikan, adalah adegan Gorawangsa menyamar.

Source docplayer.info docplayer.info/56814222-Ki-manteb-soedharsono-pemikiran-dan-karya-pedalangannya.html
Comments
Loading...