Dalang Wayang : Nyi Wulan Sri Panjang Mas, Dalang Putri

0 197

Nyi Wulan Sri Panjang Mas, dari Kepuhsari Manyaran Wonogiri, Jawa Tengah, tiba-tiba muncul di Tembi Rumah Budaya pada 17 Maret 2017. Kedatangannya atas undangan Sukrokasih untuk mendalang pada peringatan hari jadi ke-6 paguyuban dalang-dalang muda Yogyakarta itu. Nama Panjang Mas nunggak semi dari keturunan Kandhabuwana ke-3, seorang dalang yang sangat terkenal pada masa pemerintahan Amangkurat Agung (1646 – 1677).

Menurut pengakuan Nyi Wulan, para leluhurnya adalah keturunan Kandhabuwana yang semuanya dalang. Ia lahir pada Minggu Paing 20 Juli 1980. Mulai mendalang sejak kelas 5 sekolah dasar. Sarjana seni lulusan ISI Surakarta jurusan Pedalangan itu sudah tidak terhitung lagi pengalaman pentasnya. Tetapi ia menyebutkan beberapa pengalamannya mendalang, yaitu mendalang di Singapura, di luar Jawa, pentas 3 dalang bersama Ki Manteb Sudarsono dan Ki Purbo Asmara di Tugu Proklamasi tahun 2015 dan pentas 11 dalang pada Dies Natalis Universitas Negeri Surakarta pada tengah Maret ini.

Pada awalnya Dalang Kandhabuwana mempunyai tugas untuk meruwat anak sukerta (Serat Centhini Pupuh 160 s/d Pupuh 170). Wulan Sri Panjang Mas membenarkan, bahwa keturunannya hingga saat ini bisa meruwat, termasuk kakaknya yang tidak berprofesi sebagai dalang. Namun ia belum berani meruwat, karena belum mantu. Nanti pasti akan tiba saatnya ia mendapat tugas meruwat orang-orang sukerta seperti para leluhurnya. Kini ia sedang berproses untuk memperdalam serta mematangkan profesinya sebagai dalang wanita.

Source tembi.net tembi.net/2017/03/28/nyi-wulan-sri-panjang-mas-mewarisi-darah-dalang-leluhurnya
Comments
Loading...