Dalang Wayang : Popularitas Suharni Sabdowati Dalang

0 100

Wujud dari ciri pakeliran Suharni Sabdowati pada dasarnya mirip dengan Nartosabdo. Dalam hal penggarapan lakon, catur, dan sabetan diupayakan seketat-ketatnya meniru Nartosabdo. Lakon-lakon yang ditampilkan sebagian besar adalah lakon Nartosabdo yang telah dikasetkan serta menakan lakon yang porsi caturnya lebih menonjol daripada sabet. Struktur penampilan lakon Suharni Sabdowati sama persis seperti struktur lakon Nartosabdo yang pada dasarnya mengikuti pola struktur lakon wayang gaya Surakarta.Adapun struktur lakon itu adalah sebagai berikut:

Bagian Pathet Nem

  1. Jejer atau adegan pertama, dilanjutkan babak unjal, bedhoan, dan gapuran.
  2. Adegan kedhatondilanjutkan limbukan
  3. Adegan paseban jabandilanjutkan budhalan, kapalan, pocapan, kereta atau gajah, dan perang ampyak
  4. Adegan sabrangan (dapat dilakukan sekali atau dua kali).
  5. Adegan perang gagal

Bagian Pathet Sanga:

  1. Sangan sepisan dapat berupa adegan pertapan, ksatrian, alas, atau garagara
  2. Adegan perang kembang
  3. Adegan sintren atau sanga pindho atau magak
  4. Adegan perang sampak tanggung

Bagian Pathet Manyura:

  1. Adegan manyura sepisan
  2. Adegan manyura pindho
  3. Adegan manyura katelu
  4. Adegan manyura brubuh
  5. Adegan tayungan dan dakhiri
  6. Tancep kayon dan atau golekan

Pola struktur di atas tidak sepenuhnya diikuti secara ketat. Sering kali ada adegan-adegan yang tidak ditampilkan seperti adegan babak unjal dan gapuran. Selain itu seperti halnya Nartosabdo, Suharni Sabdowati juga sering kali menampilkan adegan gara-gara. Bahkan Baratayudha.

Source indonesiawayang.com indonesiawayang.com/2010/05/10/suharni-sabdowati
Comments
Loading...