Dalang Wayang : Semarang, Walikota Dalang Wayang?

0 60

Polemik pembangunan Trans Studio di Komplek Taman Budaya Raden Saleh mengusik nurani saya sebagai warga Semarang. Tulisan ini mencoba melihat dari sisi lain berdasarkan penelusuran media dan informasi bawah tanah yang secara kebetulan saya dapatkan. Saya akan memulainya dengan mengucapkan terimakasih pada Bapak Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Oleh sebab, saya memandang beliau sudah sangat cukup mampu meredam panasnya situasi dengan dua kali hadir pada pertemuan dengan seniman di TBRS pada hari Minggu 8 Maret dan Selasa 10 Maret.

Teman-teman seniman saya kira tak perlu repot-repot bercuriga apakah pernyataan Pak Hendrar di dua pertemuan itu jujur ataukah lamis belaka. Toh, pembangunan itu belum ada. Masih sebatas Memorandum of Undestranding (MoU) yang sifatnya tidak mengikat dan masih terbuka untuk dibatalkan. Cukup ngugemi saja pernyataan beliau bahwa

TBRS tidak akan diutak utik karena Trans Studio hanya dibangun di lahan bekas Taman Hiburan Wonderia

Tapi jika nanti TBRS benar-benar digusur, maka dapat dipastikan ada dalang lain di atas Pak Hendrar. Karena sebagai Ketua Kadin Jateng, si dalang itu jelas hanya memikirkan bisnis dan keuntungan. Dalang yang bisa menggerakkan Walikota Semarang sebagai wayang.

Source kompasiana.com kompasiana.com/boestaman/5529261c6ea8346e6e8b459c/polemik-trans-studio-semarang-walikota-dalang-atau-wayang
Comments
Loading...