Dalang Wayang : Shadi al-Hallaq, Satu-satunya Dalang

0 142

Shadi al-Hallaq, satu-satunya dalang wayang Suriah, memainkan dua karakter rumit. Dari balik layar sutra yang terang, dia menyuarakan obrolan dua tokoh wayangnya. Dengan bangga Al-Hallaq memainkan wayang di hadapan penonton ciliknya, pada Senin (3/12). Kesenian tradisional Suriah yang telah menghilang akhirnya diakui secara internasional oleh UNESCO. Pekan lalu, penduduk Suriah menerima berita bahwa wayang mereka terdaftar sebagai harta karun dunia. Al-Hallaq mengaku bagai mimpi di siang bolong ketika UNESCO meneleponnya dan mengucapkan selamat. Dua karakter milik lelaki 43 tahun itu, Karakoz dan Eiwaz, akan disorot dunia.

Mereka pantas menerimanya

ujar Al-Hallaq. Menurut dia, tidak ada seorang pun di Suriah yang menguasai seni itu kecuali dirinya. Al-Hallaq mempelajari wayang itu dari almarhum ayahnya, seorang pendongeng terkenal yang sering tampil di salah satu kedai kopi tertua di Damaskus, Ibu Kota Suriah.

Tidak ada pertunjukan reguler lagi meskipun saya telah memberikan pertunjukan di beberapa tempat selama beberapa tahun terakhir

kata mantan sopir taksi tersebut. PBB menyampaikan, munculnya hiburan digital dan perpindahan massal akibat konflik berdampak pada penurunan seni di Suriah. Pada 2011, sebelum perang pecah, hanya ada beberapa dalang. Secara tradisional, permainan wayang digelar di kedai kopi. Cahaya terang memproyeksikan siluet boneka ke layar sutra. Pertunjukan itu biasanya disertai dialog dan musik. Sering kali, diiringi komentar.

Source harnas.co harnas.co/2018/12/05/asa-dalang-terakhir-wayang-suriah
Comments
Loading...