Dalang Wayang : Sugito, Seniman Pedalangan Yogyakarta

0 237

Seniman pedalangan, lawak dan ketoprak kelahiran Yogyakarta tahun 1943 ini adalah saudara kembar seniman Sugati. Dua sosok ini merupakan duet yang cukup populer bersama saudara kembarnya saat dipanggung. Orang menyebutnya GITO-GATI. Darah kesenimanannya mengalir dari sang ayah, Ki Cermo Taruna yang menjadi dalang pada jamannya. Seperti umumnya anak dalang, maka Gito kecil sudah terbiasa hidup dari panggung ke panggung mengikuti setiap pementasan wayang oleh ayahnya.

Tak heran bila sekolahnya terlantar. SD tidak tamat. Sejak 1949 itulah, Gito sudah ambyur di tengah-tengah dunia kesenian. Selain karena lingkungannya, juga adanya dorongan dari hati kecilnya untuk mengembangkan seni pedalangan, lawak dan ketoprak. Tahun 1959, Gito mulai merintis pementasan-pementasan dagelan Mataram dan Ketoprak bersama saudara kembarnya GATI dan seniman-seniman lainnya ke berbagai daerah Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Tahun 1966 bersama grupnya Irama Massa mengadakan pentas di Yogyakarta, Sleman, Purworejo, Kebumen. Bersama kawannya Sidal/Daliman, Gito mendirikan grup kesenian PS Bayu. Tahun 1979 GITO mula mengisi siaran ketoprak TVRI Stasiun Yogyakarta dan RRI Nusantara II. Beberapa lakon yang merupakan karyanya antara lain “Sadewa Racut, Kilat Bawana:, Petruk Takon Bapa”, Wisanggeni Ratu, “Wahyu Panca Tunggal”.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/contentdetil.php?kat=artk&id=MzQ2&fle=Y29udGVudC5waHA=&lback=a2F0PWFydGsmYXJ0a2thdD0yNSZsYmFjaz0mcGFnZT0z&page=8]
Comments
Loading...