Dalang Wayang : Surya Aji Anggara, Dalang Blora

0 129

Sedangkan penyaji dodokan dan sulukan terbaik diraih Surya Aji Anggara yang menampilkan lakon Kongsoleno

Festival dalang yang dibuka Bupati Djoko Nugroho itu diikuti sebanyak 15 dalang. Namun satu orang dalang menyatakan belum siap tampil dan tidak jadi mengikuti festival. Selain dari Blora, para dalang peserta festival berasal dari Solo, Sragen, Karanganyar serta dari Ngawi (Jatim). Selama dua hari pelaksanaan festival tersebut, ratusan pelajar dari SD, SMP, SMA dan masyarakat umum silih berganti menyaksikan jalannya festival. Mereka duduk lesehan di karpet merah yang tertata rapi dengan suguhan jajanan pasar.

Sambutan Antusias. Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Blora Sukarno yang juga ketua panitia mengemukakan, festival kali ini selain sebagai rangkaian Hari Jadi ke-268 Kabupaten Blora juga masih dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia. “Alhamdulillah pelaksanaan festival berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias masyarakat,” ujarnya. Menurut dia, setiap penampil atau dalang peserta festival diberikan waktu selama 45 menit untuk mementaskan sebuah lakon.

Lakon atau judul cerita dibebaskan sesuai pilihan peserta, dan yang dinilai murni penampilan dalangnya, bukan termasuk parogo atau pengrawit gamelan. Aspek yang dinilai saat festival adalah penyajian alur cerita atau lakon, cara nyabet dan cepengan wayang, ketepatan bahasa dan sastra Jawa, teknik dodokan dan suluk, serta sanggit atau daya kreativitas dalam pementasan wayang.

Source suaramerdeka.com suaramerdeka.com/smcetak/baca/50699/dalang-blora-dan-ngawi-berbagi-gelar-juara
Comments
Loading...