Dodot Wayang : Mlinjoan (Minjoan, Tangkil), Nama Pohon

0 184

Jenis – jenis ornamen pada dodot wayang sangat banyak jumlahnya, sampai saat ini belum ada yang meneliti berapa jumlahnya. Nama-nama ornamen tersebut di setiap wilayah atau sentra pedalangan memiliki ciri khas sendiri, namun masing-masing praktisi wayang biasanya paham dengan perbedaan tersebut. Salah satu contoh misalnya ornamen Semanggen  (semanggi) di wilayah Gegesik disebut Sembagen. Namun komunitas pedalangan di wilayah kidulan cukup paham dengan nama tersebut, begitu pula sebaliknya. Berikut adalah jenis-jenis nama motif atau ornamen yang biasanya digunakan untuk menghiasi dodot atau busana wayang kulit :

Minjo atau melinjo sering juga disebut tangkil adalah nama sejenis pohon yang daun dan buahnya dijadikan bahan untuk sayur asem, rujak, dan rumba (urab-urab) yang merupakan jenis kuliner yang digemari oleh wong Cirebon. Mungkin karena kepopulerannya maka melinjo menjadi inspirasi bagi seniman Cirebon dengan menjadikannya sebuah ornamen wayang. Ornamen minjoan sepintas mirip dengan ornamen semanggen (sembangen), karena kedua ornamen ini banyak digunakan oleh wayang dengan busana dodot koncaan dan gembolan untuk Ponggawa dan ornamen pelengkap pada tokoh satria dengan busana dodot bokongan serta dodot bokongan wironan. Ornamen melinjo memiliki bentuk seperti arah mata angin, kemudian sisi yang kosongnya dihubungkan dengan bentuk buledan (mega mendung berbentuk bulat) atau segitiga berbentuk sirih (jamang)

Source kinjengarga.blogspot.com kinjengarga.blogspot.com/2017/06/ornamen-pada-dodot-wayang-cirebon.html
Comments
Loading...