Duta Wayang : Kitsie Emerson, Duta Senian Wayang Kulit

0 158

Kitsie Emerson (51) mendapat kepercayaan menranskripsi lakon Makutharama dalam tiga gaya pementasan, yakni gaya klasik kraton, gaya garapan (modern), dan gaya padat, ke dalam bahasa Jawa dan bahasa Inggris (dalam judul Rama’s Crown). Ia juga menranskripsi tiga gaya pementasan Sesaji Raja Suya, gaya klasik kraton, gaya garapan (modern), dan gaya padat, ke dalam bahasa Jawa dan bahasa Inggris (dalam judul The Grand Offering of the Kings).

Kedua lakon itu dimainkan dalang Ki Purbo Asmoro. Tentu bukan nama Kitsie Emerson yang tercantum di dalam karya yang ditujukan untuk membawa seni wayang kulit ke kancah global itu. Yang tertera adalah Kathryn Emerson, nama asli lulusan Cornell University dan Queens College yang jatuh cinta kepada kesenian Jawa itu.

Bukan soal mudah. Banyak orang bisa menerjemahkan dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun, untuk bisa menangkap dan memahami bahasa wayang dan menerjemahkannya langsung perlu keahlian khusus

kata Kitsie dalam acara temu wartawan sebelum peluncuran Paket Pendidikan Wayang. Wayang kulit menggunakan bahasa Jawa dalam berbagai tingkatan, mulai dari ngoko (bahasa sehari-hari) hingga kromo inggil (bahasa halus). Di samping itu, seni wayang kulit menyimpan filosofi yang adiluhung. Kedua hal itu yang acap menjadikan seni wayang kulit sangat sulit diterjemahkan. Jatuh Cinta. Memerlukan waktu lebih kurang enam tahun.

Source satuharapan.com satuharapan.com/read-detail/read/kitsie-emerson-duta-seni-wayang-kulit
Comments
Loading...