Falsafat Wayang : Dr Sri Teddy Rusdy SH MHum, Ahli

0 226

Dr Sri Teddy Rusdy SH MHum (Ahli Filsafat Wayang). Hadir juga sejumlah Dalang, Pesinden, Pengrawit, yang merupakan anggota dan pengurus Persatuan Pedalangan Indonesia, dari Komisariat Daerah di 23 Provinsi dan Kabupaten/Kota. Ketua Umum Pepadi Kondang Sutrisno menjelaskan, bahwa acara sarasehan, seminar, workshop, atau talk show, akan menjadi agenda tetap Pepadi. Setiap tahun ganjil bulan September, misalnya Pepadi menggelar “Festival Dalang Bocah Nasional.” Kemudian setiap tahun genap bulan September, menggelar “Festival Dalang Bocah dan Dalang Muda Nasional”.

Kegiatan ini dilaksanakan secara berjenjang dari tingkat Daerah, sampai ke tingkat Nasional. Penilaian tidak hanya didasarkan pada kompetensi Dalangnya, melainkan juga, Sinden dan Pengrawitnya

terang Kondang. Tahun 2019 mendatang, lanjut Kondang, Pepadi akan menyelenggarakan ‘Audisi Pesinden Nasional.’ Tahun 2020 Pepadi mewakili Indonesia menjadi tuan rumah ‘Kongres dan Festival Wayang Dunia’, yang akan diselenggarakan di Bali.

Pada intinya kompetensi seniman Dalang mengalami puncaknya. Generasi baru terus bermunculan dan lebih merata di seluruh penjuru tanah air

ujar Kondang optimis. Kepala Bidang Humas Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia, Eny Sulistyowati SPd MM, yang hadir di acara tersebut, menyampaikan, para seniman yang mampu mempertautkan aktivitas keseniannya dengan kekinian, dapat memberi andil memperkuat eksistensi kesenian tradisional. Kesenian, menurutnya, bukan benda mati yang statis. Tetapi ekspresi para pelakunya yang dari waktu ke waktu berubah.

Source id.beritasatu.com id.beritasatu.com/home/keberpihakan-pemerintah-terhadap-nasib-dalang-dan-wayang-masih-memprihatinkan/174489
Comments
Loading...