Falsafat Wayang : Filosofi Gending Patalon Wayang

0 157

Wayang purwa gaya Surakarta adalah salah satu produk budaya kraton yang menjadi pedoman bagi dunia wayang di Surakarta dan sekitarnya. Sebagian dalang atau seniman menyakini, bahwa wayang gaya Surakarta (kraton) banyak mengadopsi wayang di luar tembok kraton (sering disebut pedesaan) yang dibawa masuk ke istana, kemudian diolah kembali, ditata, dan diperhalus sesuai dengan nilai-nilai budaya Jawa. Wayang gaya Surakarta secara bertahap berkembang pesat ke seluruh wilayah Jawa tengah (Seperti: Yogyakarta, Kebumen, Semarang, Tegal) Jawa Barat (Jakarta), Jawa Timur (Ngawi-Blitar), hingga luar Jawa (Sumatra-Kalimantan).

Wayang yang bersumber dari kraton tersebut penuh akan aturan, ajaran-ajaran, dan nilai-nilai budaya Jawa, sehingga dipandang dan diyakini oleh sebagian masyarakat Jawa sebagai budaya yang adi luhung (high culture). Aturan dalam wayang gaya Surakarta juga sering disebut sabagai pakem pedalangan. 

Source repository.isi-ska.ac.id repository.isi-ska.ac.id/70/1/INGAN%20PUASARI.pdf
Comments
Loading...