Falsafat Wayang : Gareng, Arti Menolak Godaan Duniawi

0 431

Anak Gandarwa (sebangsa jin) yang diambil anak angkat pertama oleh Semar. Nama lain Gareng adalah : Pancalpamor (artinya menolak godaan duniawi) Pegatwaja (artinya gigi sebagai perlambang bahwa Gareng tidak suka makan makanan yang enak-enak yang memboroskan dan mengundang penyakit. Nala Gareng (artinya hati yang kering, kering dari kemakmuran, sehingga ia senantiasa berbuat baik). Gareng, adalah salah seorang tokoh wayang punakawan mempunyai nama asli Bambang Sukadadi yang merupakan tetua dari ketiga putra Semar yang lainnya (Petruk dan Bagong).

Wataknya yang sopan dan halus dalam bertindak menjadikan Gareng menjadi tokoh yang dihargai. Gareng di berikan amanah menjadi seorang penasehat para Pandawa. Gareng mempunyai tubuh yang tidak sempurna, wajahnya jelek dan matanya juling. Gareng mempunyai watak yang selalu bergembira mengeluarkan aura yang positif. Dalam setiap lakon pewayangan, Gareng selalu menjadi penengah ketika adik-adiknya salah paham. Bahkan Gareng pernah menyelamatkan Petruk, ketika Petruk lupa setelah menjadi raja.

Gareng, mempunyai nama lain yaitu Nala Gareng yang berarti kering, hatinya yang kering dengan godaan nafsu dunia. Atau Pancalpamor yang berarti menolak terjerumus keduniaan. Tokoh Gareng mempunyai wajah yang jelek, terutama matanya yang juling. Ini menunjukan bahwa tokoh Gareng tidak suka melihat keburukan, matanya selalu terjaga dari pemandangan yang menggoda pada dunia. Tanganya yang ceko tidak suka mencuri.

Source kaskus.co.id kaskus.co.id/thread/50990f0a572acf100e00001b/13-filosofi-kehidupan-tokoh-wayang-kulit
Comments
Loading...