Falsafat Wayang : Profesionalitas Wayang Guru Drona

0 131

Saudaraku para pendidik, apakah anda pernah mendengar nama Drona dalam lakon wayang? Resi Drona ternyata adalah guru yang sangat dicintai oleh para siswanya. Meskipun berbagai stempel buruk banyak menerpa dirinya, namun di sini kakak akan berkisah tentang tokoh yang satu ini. Resi Drona adalah gurunya para Satriya Pandhawa dan Kurawa. Baik guru dalam bidang ngelmu (pengetahuan), mengasah budi (berprihatin) memperjuangkan cita-cita (berperang), sampai dengan keterampilan menggunakan senjata, dsb.

Resi Drona adalah contoh seorang guru yang secara total mengabdikan diri pada profesinya, hal itu dia tunjukkan saat melakukan pendadaran (pameran keterampilan) yang diikuti semua siswanya, baik Pandhawa maupun Kurawa. Konon pendadaran ini disaksikan langsung oleh para Pembesar Kerajaan Astinapura, termasuk Adipati Drestarasta, ayahanda para Kurawa atau uwaknya para Pandhawa. Dari situlah nampak bahwa para Pandhawa lebih maju ketimbang kakak-kakanya Kurawa.

Menurut sang guru, para Pandawa lebih tekun belajarnya, lebih bersungguh-sungguh, dan lebih rajin berdo’a. Alkisah, pengabdian Resi Drona dalam bidang pendidikan itu mendapatkan simpati dari seorang raja dari Kerajaan Paranggelung bernama Palgunadi. Raja ini sangat ingin diterima menjadi murid Sang Drona. Akhirnya dia bersama istrinya rela meninggalkan negaranya demi mencapai cita-citanya itu. Namun sayang, Guru Drona tidak berkenan menerima karena khawatir terganggu konsentrasinya apabila terlalu banyak menerima siswa.

Source kompasiana.com kompasiana.com/rusrusman522/5b15f91ef133446cda0bd2f3/analisa-wayang-profesionalitas-guru-drona
Comments
Loading...