Falsafat Wayang : Simbolisme Gamelan, Penabuh

0 129

Dalam pertunjukkan wayang tampak dari aktivitas para penabuh gamelan dan sinden yang mengumandangkan lagu-lagu dan iringan gendhing-gendhing. Gendhing pengiring wayang ini sesuai dengan situasi yang diperlukan dalang untuk menghidupkan pertujukkan wayang dari satu adegan ke adegan selanjutnya. Klenengan merupakan lagu-lagu yang dikumandangkan sebelum pertunjukkan wayang sebagai pengisi waktu. Adapun gendhinggendhing merupakan tanda bahwa pertunjukkan wayang akan segera dimulai.

Pertanda ini diberikan kepada penanggap wayang, dalang, dan para penonton agar masing-masing mempersiapkan diri dan menempati tempatnya masing-masing. Menurut Sri Mulyono (1975) gendhinggendhing dalam pertunjukkan wayang sejatinya merupakan tataran tingkat kehidupan manusia atau penjelmaan zat kehidupan yang ditandai dengan ketukan-ketukan kotak dalang. Dengan demikian setiap gendhing yang didendangkan oleh pesinden memiliki makna-makna yang berhubungan dengan nilai-nilai kehidupan manusia.

Source media.neliti.com media.neliti.com/media/publications/191291-ID-makna-simbolis-dan-nilai-historiswayang.pdf
Comments
Loading...