Ide & Konsep : Gunungan, Bentuk yang Mirip Gunung

0 359

Gunungan, karena bentuknya yang mirip sebuah gunung. Wayang tersebut adalah ciptaan Kanjeng Sunan Kalijaga tokoh wali zaman keraton Demak. Hasil daya cipta tersebut tersirat suatau ungkapan bergeloranya semangat yang menuju ke satu cita-cita demi keselamatan jiwa manusia untuk dapat terhindar dari bencana karena nafsu yang tak terkendalikan,  dengan mensucikan diri berdasarkan ke-Imanan. Ungkapan tersebut kecuali tersirat pada susunan Candrasengkala yang diperuntukkan sebagai data tahun di buatnya wayang kayon itu, yang berbunyi:

Geni dadi sucining jadad

(th. 1443 C), juga sesuai dengan waktu sedang bergeloranya penyebarluasan agama Islam yang dipelopori oleh para Wali. Kata-kata “kayon” berasal dari bahasa Arab “Al Khayu” yang artinya hidup, atau berasal dari bahasa kawi “Kayun” yang artinya karsa/karep/kehendak, atau keinginan. Dengan demikian kata-kata kayon sedikit banyak telah mengungkapkan pula tujuan atau maksud yang terkandung di dalam bentuk wayang tersebut, sehingga dengan adanya kayon maka dapat diambil kesimpulan bahwa siapapun yang masih mempunyai keinginan berarti masih mempunyai kehidupan.

Berbeda dengan wayang-wayang lainnya, wayang kayon adalah sebuah wayang yang penuh dengan beraneka macam gambar/pahatan yang diterapkan sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah bentuk perwujudan yang indah dan serasi dengan pewarnaan merah kehitam-hitaman atau gambar api yang berkobar, dan atau air samudra yang kibiru-biruan. Pada saat kayon belum bergerak tanda belum.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_10/Pedalangan_Jilid_1_Kelas_10_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...