Iringan Wayang : Karawitan Golek Aboran, Pemalang

0 72

Karawitan Golek Aboran

disebut juga ”Karawitan Golek Pemalangan”. Setelah “Karawitan Golek Aboran” dilanjutkan dengan “Gendhing Bondet” yang menandai berakhirnya cerita tentang keadaan dan suasana tempat yang ada di cerita. Kemudian bedolan patih atau golek patih mundur dan dalang menceritakan condro gapuro yaitu cerita tentang lakon yang akan dimainkan oleh dalang dan diiringi dengan bentuk musik iringan “Garut”. Setelah condro gapuro selesai masuk musik iringan “Lancaran Manyar Sewu” yang diikuti dengan sinden menyanyi.

“Lancaran Manyar Sewu” digunakan sebagai iringan menggambarkan keadaan persiapan perang (budal bolo). Bentuk musik iringan “Tratagan” biasanya dimainkan sebelum perang pertama yaitu pengantar cerita permasalahan dalam sebuah lakon yang diakhiri dengan perang.

Source eprints.uny.ac.id eprints.uny.ac.id/27019/1/Kardono%20Saputro%2005208244026.pdf
Comments
Loading...