Iringan Wayang : Konsep Garap Karawitan Wayang

0 128

Karawitan dalam pertunjukan wayang tidak sekedar mendukung suasana adegan atau tokoh, tetapi dapat mengantarkan bahkan dapat mewujudkan karakter ke dalam suasana adegan tertentu. Kadang-kadang unsur lain seperti sabet tidak akan jelas maknanya tanpa dukungan iringan. Misalnya pada gerak wayang mengelus dada, maknanya akan ditentukan oleh iringan. Sajian karawitan dalam wayang kulit berlangsung secara terusmenerus mulai awal pertunjukan hingga selesai.

Sajiannya bisa berfungsi sebagian iringan adegan, dialog, narasi maupun karawitan mandiri. Dari kenyataan tersebut dapat dijelaskan peran pengrawit dalam pertunjukan wayang kulit. Karawitan yang fungsinya sebagai iringan wayang merupakan sajian yang paling komplek dan lengkap dibandingkan dengan iringan yang lain. Sebab dalam karawitan pakeliran, repertoar gendhing yang digunakan hampir semua bentuk dan bentuk gendhing yang ada pada karawitan.

Source eprints.uny.ac.id eprints.uny.ac.id/27019/1/Kardono%20Saputro%2005208244026.pdf
Comments
Loading...