Jenis Wayang : Alternatif Pelestarian Seni Wayang

0 52

Sedih sebenarnya kalau mendengar ada banyak generasi muda Indonesia tak lagi melirik budaya daerah/nasional sendiri. Itu ketika dalam kondisi sangat kebarat-baratan (blok Amrik dst) atau ke Korea-Koreaan/ke Jepang-Jepangan …. Sebenarnya ini sah-sah saja, tidak salah, bagus malah karena terbilang orang Indonesia open minded, jika saja juga diimbangi dengan tidak lupa, mencintai dan melestarikan budaya sendiri (lebih baik diutamakan). Mungkin memang tak semudah membalikkan telapak tangan.

Bagi anak yang dibesarkan dalam didikan budaya dalam keluarganya, mungkin lebih mudah. Sedangkan anak yang dari kecilnya sudah tidak terdidik ke arah ini pasti akan berbeda jalurnya. Tugasnya para orang tua juga tak hanya guru? Lalu, apa kiat para seniman/seniwati Indonesia khususnya Jateng dalam menghadapi kekhawatiran kehilangan identitas bangsa di era global? Salah satunya adalah dengan mengawinkan seni wayang kulit dan seni wayang orang. Didalam musiknyapun dimasukkan unsur instrument modern/yang tidak masuk dalam gamelan Jawa (pelog dan slendro) seperti keyboard, gitar listrik, tor-tor dan sebagainya.

Source kompasiana.com kompasiana.com/gaganawati/551ae6ac813311627f9de2b5/alternatif-pelestarian-seni-budaya-wayang-di-era-global
Comments
Loading...