Jenis Wayang : Di Salatiga, Wayang Kulit Mulai Sepi

0 48

Pertunjukan wayang kulit yang dulunya merupakan primadona hiburan rakyat jelata, belakangan mulai terpinggirkan dan hanya dinikmati sedikit penggemarnya. Penuturan cerita yang sarat pesan moral tersebut, kalah oleh pagelaran musik dangdut Pantura. Berikut catatannya dari Kota Salatiga untuk Kompasiana. Penasaran dengan pagelaran wayang kulit yang diadakan di lapangan Pancasila Kota Salatiga, akhirnya saya pun ikut berbaur dengan para penonton.

Wayang kulit ini, kebetulan diprakarsai Badan Kerjasama Gereja Salatiga (BKGS) berkaitan dengan perayaan Paskah. Di mana, setelah sore harinya dilakukan ibadah bersama, akhirnya malam harinya dihelat pertunjukan wayang kulit bersama dalang Ki Gedeon.

Seperti galibnya pagelaran wayang kulit, selain seperangkat gamelan juga ditampilkan tiga orang sinden yang berfungsi sebagai pemanis. Banyak pesan moral yang terlontar, karena memang dalam permainan wayang kulit selalu terselip kebaikan melawan kebatilan. Kendati ceritanya menarik, serta dalang juga memainkan beragam wayang dengan ciamik, namun ada sisi menarik, yakni sepinya penonton.

Source kompasiana.com kompasiana.com/bamset2014/58f5d970567b61fc052b3216/di-salatiga-wayang-kulit-mulai-terpinggirkan
Comments
Loading...