Jenis Wayang : Lestarikan Seni Budaya Lewat Wayang

0 81

Turut prihatin dengan Perguruan Tinggi (PT) abal-abal yang belum lama ini diberi sanksi oleh Dirjen Dikti, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar pagelaran wayang kulit dengan lakon “Perguruan Sejati Nguntoroyono”, yang bisa dimaknai sebagai PT yang sebenarnya. Dibuka oleh penampilan dari Elektronik Gamelan Kampus Udinus (E-Gamelanku), acara yang digelar pada Sabtu (7/11) pukul 20.30 WIB ini dihadiri oleh sivitas akademika dan masyarakat umum.

Meskipun beberapa jam sebelum dimulai sempat diguyur hujan, namun hal tersebut tidak mengurangi antusiasme penikmat wayang terutama kaum muda untuk hadir di kampus Udinus Jl. Imam Bonjol 207 Semarang. Pementasan lakon “Perguruan Sejati Nguntoroyono” ini sendiri dimainkan oleh dalang terkenal asal Blitar, Jawa Timur, Ki Haji Sukron Suwondo. Dalam lakon tersebut menceritakan kisah sengkuni yang dibatalkan gelar sarjananya karena ketiadaan tanda tangan dari Bathara Gana Dewa Kawicaksanan.

Merasa tidak terima dengan hal tersebut, sengkuni lantas melaporkannya pada ketua perguruan sehingga terjadilah peperangan. Meskipun Menristekdikti yang juga diundang pada acara tersebut berhalangan hadir, namun kementerian yang dipimpin oleh M. Nasir ini tetap memberikan apresiasi pada Udinus atas pagelaran wayang kulit yang dilaksanakan. Menristek dan Dikti menyampaikan melalui Sekretaris Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd.,

Kemenristek mengapresiasi kombinasi IPTEK dan seni yang dilakukan oleh UDINUS, hasilnya seperti E-Gamelanku

Source Kompas kompasiana.com/udinuscorner/56455647b49373f30674d852/udinus-ajak-generasi-muda-lestarikan-budaya-lewat-wayang-kulit
Comments
Loading...