Jenis Wayang : Mahasiswa UMY Gunakan Wayang

0 17

Minimnya minat anak-anak belajar belajar Alquran mengundang keprihatinan banyak pihak. Nah, untuk mengatasi masalah tersebut mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memiliki metode unik. Mahasiswa UMY memilih menggunakan media wayang kulit tuntuk menarik minat anak-anak agar mau mengaji. Langkah ini telah dicoba di Masjid At Taqwa Desa Temuwuh Lor, Gamping, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Hasilnya, belasan anak-anak pun tertarik datang ke masjid untuk belajar Alquran dengan menggunakan media wayang kulit.

Kami mencoba untuk meningkatkan antusiasme anak-anak dengan memperkenalkan kearifan budaya lokal wayang sekaligus belajar mengaji

Dengan media wayang kulit Punakawan ini anak-anak tertarik sehingga mau belajar agama untuk meningkatkan kecerdasan spiritualnya.

Pengajaran taman pendidikan Alquran (TPA) dilaksanakan 3 kali dalam seminggu dengan menerapkan modul yang telah disusun sebelumnya. Praktik pengajaran dilakukan melalui mengaji, menghafal, menulis huruf hijaiyah, dan menggambar. Ciri khas dari metode pengajaran ini adalah pemanfaatan Punakawan untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal yang selaras dengan nilai-nilai Islam

Ia berharap, metode ini dapat dikembangkan di masjid lain di Yogyakarta. Nah, agar metode ini cepat menyebar pihaknya akan melakukan Training Of Trainer (TOT) bagi remaja Masjid At Taqwa dalam pengajaran TPA.

Source Times timesindonesia.co.id/read/213575/20190511/154534/tarik-minat-mengaji-anakanak-mahasiswa-umy-gunakan-wayang-kulit
Comments
Loading...