Jenis Wayang : Mengenal Jenis Wayang Ringkang

0 134

Ada yang beda dari panggung pembukaan Festival Wayang 2015 di halaman Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua, Jakarta, Rabu (7/10/2015). Tinggi jagat (tempat dalang bersembunyi) lebih tinggi dari biasanya, sekitar 160 centimeter. Sekelebat ujung kepala beberapa orang tampak lalu lalang di baliknya. Saat MC mempersilakan Wayang Ringkang untuk tampil, bukannya gunungan wayang yang muncul dari balik jagat, melainkan tiga wanita. Mereka berjalan ke depan jagat dan mulai menari. Ketiganya memperagakan gerakan wayang sambil sesekali mengenakan topeng merah, inilah wayang orang. Tarian mereka sesekali diikuti dengan suara tawa berwibawa,

Ha-ha-ha-ha

bak teriakan dalam lagu pembuka Wiro Sableng. Sembilan gunungan tiba-tiba muncul dari balik jagat, pertanda ganti babak. Kesembilan gunungan ini berwarna hijau dengan tiga lingkar merah di belakangnya. Setelah itu barulah prolog dibacakan beserta puluhan wayang golek. Adegan awal menggambarkan kehidupan yang semakin penuh konflik dan ketegangan. Puluhan wayang tiba-tiba muncul dengan suara gaduh bak tawuran. Yang mengherankan, puluhan wayang ini semuanya bergerak, mereka sedang tawuran.

Belum lagi ada banyak wayang yang terlempar-lempar ke atas menjadi latar belakang. Semua adegan ini menjadi pembuka pementasan Wayang Ringkang oleh Ki Tatan Sugandi. Meski Ki Tatan adalah dalangnya, jangan salah, bukan berarti Ki Tatan memiliki puluhan tangan atau mampu menggerakkan puluhan wayang golek sekaligus. Ia dibantu.

Source travel.kompas.com travel.kompas.com/read/2015/10/08/125500827/Mengenal.Seni.Wayang.Ringkang
Comments
Loading...