Jenis Wayang : Pemanggungan dan Perlengkapan

0 78

Pagelaran pertunjukan Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastian Surabaya membutuhkan peralatan panggung yang cukup lengkap. Panggung merupakan tempat atau lantai yang berbeda ketinggiannya yang berfungsi sebagai tempat pentas. Pertunjukan Wayang Orang Komunitas Graha Seni Mustika Yuastian Surabaya lakon

Ngabar Sawung Suroloyo

diselenggarakan di Gedung Pertunjukan Cak Durasim Surabaya yang mampu menampung sekitar 200 hingga 500 penonton bahkan lebih. Bentuk panggung prosenium yang digunakan dalam pertunjukan wayang orang. Peggunaan panggung seperti ini jelas bukan asli dari Jawa melainkan merupakan bentuk adaptasi dari tata teknik pentas model teater Barat dengan teknik layar dan side wing yang sudah masuk ke Indonesia pada akhir abad ke-19. Tata lampu adalah segala perlengkapan perlampuan baik tradisional maupun modern yang digunakan untuk keperluan penerangan dan penyinaran dalam seni pertunjukan.

Dalam pertunjukan wayang orang lakon “Ngabar Sawung Suroloyo”, tata lampu merupakan aspek penting untuk mendukung suasana yang ditampilkan oleh sutradara. Tata lampu juga memberikan suasana dan menguatkan aksen dramatik yang dibangun dalam sebuah pertunjukan wayang orang serta merupakan perlengkapan untuk memberikan kenikamatan penonton sebagai penunjang kualitas pertunjukan. Peranan tata lampu dalam pertunjukan tari sangat berfungsi untuk membantu penari dalam setiap adegan yang akan dibawakan. Di dalam pementasan Wayang Orang Komunitas Mustika Yuastina Surabaya, tata lampu digunakan adalah lampu elektronik

Source journal2.um.ac.id journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/download/2185/1287
Comments
Loading...